You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kuota Taksi di Jakarta Baru Terpenuhi 50 Persen
photo Doc - Beritajakarta.id

50 Persen Kuota Taksi di Jakarta Belum Terpenuhi

Jumlah taksi yang ada di ibu kota belum memenuhi kuota. Dari total kuota 24 ribu unit taksi, yang terpenuhi baru 12 ribu unit saja. Operator pun diminta untuk memenuhi kuota tersebut sehingga kebutuhan taksi di ibu kota bisa terpenuhi.

Kebutuhan taksi kurang, kuota sudah habis. Perusahaan taksi yang dapat kuota, ternyata tidak mampu memberikan armada taksi sesuai kuota

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama melihat kebutuhan moda transportasi taksi cukup tinggi di Jakarta. Namun banyak perusahaan taksi yang tak dapat memenuhi kuota yang ditetapkan. Pemprov DKI mengancam akan mencabut kontrak perusahaan taksi yang tak mampu memmenuhi kuotanya.

"Kebutuhan taksi kurang, kuota sudah habis. Perusahaan taksi yang dapat kuota, ternyata tidak mampu memberikan armada taksi sesuai kuota," kata Basuki di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (11/9).

Dishub Data Perusahaan Taksi yang Enggan Berikan CSR

Agar kebutuhan taksi tercukupi, Basuki akan mencabut kontrak perusahaan taksi yang tak mampu memenuhi kuotanya. Kemudian kuota tersebut akan diberikan kepada perusahaan taksi yang besar lainnya. Meski hal tersebut justru membuat perusahaan taksi kecil tidak berkembang, namun tak ada pilihan lain untuk memenuhi kuota taksi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar mengatakan, hampir sebagian besar perusahaan taksi di Jakarta belum memenuhi kuota yang telah ditetapkan. "Bayangkan saja, dari kuota 24 ribu unit, yang baru beroperasi sebanyak 12 ribu unit. Artinya baru 50 persen terpenuhi. Padahal mereka punya tugas untuk memenuhi seluruh kuota sesuai dengan kontraknya," kata Akbar.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub DKI Jakarta, Imanuel membenarkan, jika di akhir kontrak atau saat masa kontrak selesai, perusahaan tersebut belum mampu memenuhi kuotanya, maka kontraknya akan dicabut. "Selama belum memenuhi kuota, kita kasih surat peringatan terus menerus, secara rutin. Untuk mengingatkan mereka segera memenuhi kuota," ungkap Imanuel.

Diakuinya, hingga saat ini sudah ada satu perusahaan taksi yang mengundurkan diri karena tidak sanggup memenuhi kuotanya. Namun, Imanuel enggan menyebutkan nama perusahaan taksi tersebut. "Ada satu perusahaan yang mengundurkan diri karena tidak sanggup memenuhi kuota. Nggak etislah kalau saya sebutin namanya," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5016 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye3003 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1800 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1790 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1749 personNurito